Halo, Sobat Jussmaba! Kali ini kita kedatangan dua narasumber keren dari balik lomba yang diadakan di SMA Negeri 1 Babat pada 13 Mei 2026. Mereka adalah Mochammad Rafka Nafisa selaku ketua bidang 2 pelaksana SOC (Smaba Olimpiade Competition) dan Keifia Tauchida Khansa Kurniawan wakil bidang 10, dari tim penyelenggara SSTC (Smaba Story Telling Competition). Kedua lomba ini ditujukan untuk siswa SMP/MTs se-Jawa Timur dan berlangsung meriah di SMA Negeri 1 Babat. Rafka dan Keifia dengan antusias membagikan cerita tentang tujuan, tantangan, kesan, serta harapan mereka. Yuk, simak sampai habis!

Dimulai dari Rafka menjelaskan bahwa tujuan utama SOC adalah mengembangkan potensi serta minat dan bakat siswa di bidang IPA, IPS, dan matematika, yang tahun ini digabung menjadi satu ajang kompetisi. Seluruh peserta sangat berantusias mengikuti lomba karena merasa tertantang dan senang bisa menguji kemampuan mereka. Rafka juga membagikan tantangan terbesar saat mempersiapkan SOC adalah ketika komputer error, sehingga panitia harus kerja ekstra keras. Namun hal paling berkesan bagi Rafka adalah ketika melihat banyak peserta hadir dengan semangat luar biasa, yang justru memotivasi panitia untuk terus bergerak.

Sementara itu, Keifia menceritakan bahwa SSTC mengusung konsep lomba bercerita dalam bahasa Inggris. Tujuannya adalah mengasah kemampuan berbahasa Inggris siswa SMP/MTs se-Jawa Timur sekaligus menciptakan ajang belajar yang menyenangkan Story telling dipilih karena mampu melatih keberanian sekaligus kemampuan berbicara peserta. Para peserta tampak sangat antusias dan performa yang ditampilkan sudah bagus, mulai dari penghayatan cerita hingga properti yang mereka bawa. Semua cerita wajib mengangkat legenda Indonesia, sehingga selain berlomba, peserta juga ikut belajar tentang budaya bangsa. Dari kegiatan ini, peserta bisa mendapat pengalaman berharga di SMA Negeri 1 Babat sekaligus mengenal berbagai cerita legenda Nusantara.

Keifia juga menjelaskan tantangan terbesar perlombannya adalah menyesuaikan waktu pelaksanaan dan mencari peserta yang benar-benar berminat di bidang story telling, namun ia dan tim tidak mudah menyerah. Hal paling berkesan bagi Keifia adalah saat melihat langsung penampilan para peserta yang unik-unik, ada yang membawa properti macam-macam dengan cerita yang menarik. Setiap peserta tampil percaya diri meskipun gugup, dan itu menjadi pemandangan yang mengharukan sekaligus membanggakan. Keifia merasa bahwa usaha keras panitia terbayar lunas ketika melihat senyum dan semangat para peserta. Ia pun berharap SSTC ke depan semakin dikenal banyak orang dan jumlah pesertanya terus meningkat.

Rafka dan Keifia sepakat bahwa kegiatan seperti SOC dan SSTC sangat penting untuk terus dilestarikan karena memberi ruang bagi siswa SMP/MTs untuk berkembang dan belajar di luar kelas. Mereka berdua mengucapkan terima kasih kepada semua peserta, guru pendamping, serta seluruh panitia yang sudah bekerja keras. Semoga kedepannya lomba yang diadakan SMA Negeri 1 Babat terasa lebih meriah, lebih banyak peserta, dan semakin memberikan manfaat luas. Segitu dulu liputan seru dari kami, Sobat Jussmaba! Sampai jumpa lagi di cerita inspiratif berikutnya, tetap semangat dan jangan pernah berhenti berkarya, ya! (HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *