Halo Sobat Jussmaba! Pada 18 hingga 20 Agustus 2026, SMA Negeri 1 Babat menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis. Program pelayanan kesehatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, bertempat di Laboratorium Biologi SMA Negeri 1 Babat.
Kegiatan tersebut melibatkan petugas Puskesmas yang dibantu secara langsung oleh anggota ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) SMA Negeri 1 Babat. Kerja sama antara kedua pihak ini berjalan dengan baik sepanjang agenda berlangsung. Anggota PMR bertugas mengondisikan alur antrean siswa agar tetap tertib serta membantu melancarkan operasional harian, sementara pemeriksaan fisik seperti pengukuran tekanan darah, tes kadar hemoglobin (HB), serta beberapa pengecekan lainnya dilakukan langsung oleh tim Puskesmas.

Rangkaian alur kegiatan dimulai dari registrasi dan absensi kehadiran siswa di meja penerimaan, dilanjutkan dengan proses pemeriksaan fisik oleh petugas medis, hingga diakhiri dengan pengumpulan lembar data hasil pemeriksaan untuk diarsip. Di sela-sela kegiatan, tim jurnalis SMABA berkesempatan mewawancarai Bapak Robbi Nugroho selaku Pembina Ekstrakurikuler PMR SMAN 1 Babat. Dalam kesempatan tersebut, beliau menjelaskan bahwa agenda ini merupakan program pemerintah yang diselenggarakan melalui Dinas Kesehatan. Kegiatan pemetaan kesehatan ini tidak hanya dilaksanakan di SMAN 1 Babat, melainkan juga digelar secara serentak di berbagai sekolah lainnya. Beliau menegaskan bahwa tahap awal pemetaan ini penting dilakukan untuk memastikan seluruh siswa berada dalam kondisi sehat sehingga dapat mengikuti proses pembelajaran dengan optimal.


Mengingat jumlah siswa SMAN 1 Babat yang tergolong besar, peran anggota PMR sangat dibutuhkan untuk membantu meringankan beban kerja petugas Puskesmas di lapangan. Proses pendampingan ini juga tetap diawasi secara langsung oleh pembina agar pelaksanaannya berjalan lancar. Sebagai bentuk persiapan, pihak PMR telah membagi anggotanya ke dalam tim bertugas harian agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) masing-masing anggota. Selain itu, pembekalan dan arahan khusus juga telah diberikan sebelum pelaksanaan kegiatan agar seluruh petugas siap menjalankan tugasnya dengan tertib.

Antusiasme warga sekolah terhadap pelaksanaan kegiatan ini tergolong sangat baik. Sebagian besar siswa mengikuti jalannya pemeriksaan dengan tertib dan antusias untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Namun, terdapat sebagian kecil siswa yang belum dapat melaksanakan pemeriksaan dikarenakan berhalangan hadir, sakit, atau alasan lainnya.

Melalui penyelenggaraan program ini, Bapak Robbi Nugroho berharap para anggota PMR SMAN 1 Babat dapat menjadi kader kesehatan bagi teman-temannya serta terus mengedukasi seluruh siswa untuk senantiasa menjaga kesehatan lingkungan sekolah.(Nay)