Pada hari Kamis, 23 April 2026, OSIS SMA Negeri 1 Babat sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk Smaba Cares Disability yang bertempat di Sekolah Luar Biasa (SLB) Bina Harapan, Pucuk, Lamongan.
Raisa Fazilla Arifah, selaku ketua bidang 5 OSIS sekaligus ketua pelaksana, menjelaskan bahwa meskipun persiapan memakan waktu cukup lama, seluruh proses dijalani dengan penuh sukacita karena niat tulus untuk berbagi. Tantangan sempat muncul saat perjalanan menuju lokasi karena panitia terjebak macet panjang akibat perbaikan jalan. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk bertemu dengan adik-adik SLB.
Rangkaian acara diawali dengan pawai bersama para siswa SLB yang dilaksanakan sekaligus untuk memperingati Hari Kartini, kemudian dilanjutkan dengan apel pagi yang khidmat. Suasana semakin meriah saat sesi catwalk dimulai, dimana bapak/ibu guru beserta siswa-siswi SLB tampil dengan percaya diri menunjukkan keberanian mereka. Selain itu, kegiatan diisi dengan lomba mewarnai dan berbagai unjuk bakat dari teman-teman SLB yang memukau panitia.

Raditya Afdi Dylan Paputungan, Ketua Umum OSIS SMA Negeri 1 Babat periode 2025-2026, menekankan bahwa kegiatan Smaba Cares Disability di SLB bertujuan untuk menanamkan jiwa sosial dan memperluas manfaat organisasi ke lingkungan luar sekolah. Ia menambahkan bahwa tingginya antusiasme anggota OSIS dan ekstrakulikuler dalam berinteraksi menujukkan komitmen untuk berdampak sosial di wilayah kabupaten Lamongan.
Sebagai penutup, dilakukan aksi penanaman pohon bersama dan penyerahan cenderamata sebagai simbol persahabatan. Bagi Fazilla, momen paling berkesan dari seluruh kegiatan ini adalah kesempatan untuk berbagi kebahagiaan secara langsung tanpa memandang perbedaan fisik. Ia berpesan bahwa dunia sering kali menuntut manusia untuk menjadi sempurna dalam versi yang sangat sempit, padahal kesempurnaan sejati letaknya ada pada semangat yang tidak pernah menyerah. Melalui kegiatan Smaba Cares Disability, kita belajar bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk menyebarkan kebaikan, melainkan pengingat bahwa setiap individu memiliki nilai dan kehebatannya masing-masing. (FIL)
